Total Tayangan Laman

Senin, 19 September 2011

Apakah BlackBerry Bisa Disadap?

Sebenernya tulisan ini mau di buat pada saat heboh hebohnya masalah cicak dan buaya, namun engga sempet, baru sempet sekarang… :-)  Tapi gpp deh dari pada engga sama sekali…
Tulisan ini terinspirasi oleh penyataan salah satu petinggi polri di Metro TV (saya lupa tanggalnya, pokoknya sekitar hebohnya kasus cicak buaya deh)  dimana dia bilang bahwa BlackBerry(BB) engga bisa di sadap, apa bener demikian?
Kalau kita melihat konsep komunikasi BB, sebenarnya kalo di bilang memang BB menggunakan konsep komunikasi 2 jenis yaitu Ordinary Communication dan  Old but New Concept Communicatioan (istilah saya sendiri neh…)  kenapa di bilang ordinary dan old but new?
Saya sebut ordinary karena BB bisa digunakan seperti kebanyakan handphone, yaitu berkomunikasi dengan suara (voice) dengan menggunakan frekuensi GSM atau CDMA (some of it) sesuai dengan standar masing masing negara dan penyedia jaringan (operator selular).
Namun demikian BB juga menggunakan konsep lain, konsep yang saya kira menggunakan pendekatan berbeda dengan kebanyakan handphone yang bereda dipasaran dimana terminal BB terhubung dalam jaringan komunikasi data, sehingga bisa digunakan untuk browsing, chating,push email dan sejenisnya secara realtime. Inilah konsep yang saya bilang Old But New, dibilang old karena konsep ini sebenernya sudah digunakan oleh komputer yang terhubung dalam jaringan Internet, dibilang New karena hal ini baru pertama kali di implementasikan pada perangkat mobile.
Lalu bagaimana dengan pernyataan bahwa BB tidak bisa di sadap?  Jawabanya bisa Iya bisa juga Tidak.
Bisa Iya jika kita menggunakan BB untuk bertelepon, karena frekuensi yang digunakan GSM maka frekuensi itu bisa di sadap dan di rekam.
Bisa tidak, jika kita menggunakan fitur lain pada BB untuk berkomunikasi, yaitu BlackBerry Messenger (BBM),  karena pada saat kita menggunakan BBM, yang di transmisikan adalah data, dan mungkin data tersebut dalam bentuk terenkripsi, sehingga walaupun bisa di sadap, misalnya di sisi operator, namun akan ada kesulitan tambahan, yaitu data yang lewat tersebut harus di dekripsikan terlebih dahulu, belum lagi harus di ketahui algoritma enkripsinya.
Hal ini berlaku juga untuk software chating lain seperti Yahoo Messenger, Google Talk , MSN dan sebagainya.
Untuk penyadapan komunikasi data, saya kira pihak penyadap bisa bekerjasama dengan si penyedia software chat, misalnya untuk BBM  harus bekerjasama dengan Reseach In Motion (RIM), YM denga Yahoo, GTalk dengan Google, MSN dengan Microsoft dan sebagainya, untuk mendapatkan algoritma encripsi yang digunakan.
Memang agak merepotkan, namun yang disini pentingnya peningkatan kemampuan penyadapan, karena teknologi berkembang terus, jadi antara yang di sadap dan penyadap akan terus belomba mencari jalan yang terbaik?? apa coba… he he he…

Sumber :http://blogs.wawanhartawan.com/?p=122

0 komentar:

Poskan Komentar