I made this blog as a means of communication to friends majoring in Telecommunications, may be useful, :)
Senin, 17 Desember 2012
Selasa, 13 November 2012
Rabu, 19 September 2012
Agar Akun Tak Kebobolan
TEMPO.CO, Jakarta - Perkara pembobolan akun tak hanya berkaitan dengan celah keamanan
pada sebuah situs, namun juga unsur manusia sebagai penggunanya.
“Manusia merupakan salah satu faktor yang paling sering dimanipulasi," ujar Fransiskus Andi Indramojo, Technical Consultant Symantec Indonesia.
Karena itu, pengguna harus selalu berhati-hati, termasuk dalam hal remeh yang kerap diabaikan, seperti password. Padahal inilah benteng pertahanan pertama pengguna menghadapi upaya pembobolan.
Hal-hal standar yang seharusnya dipenuhi adalah membuat kata kunci kuat yang cukup panjang. Caranya dengan menggabungkan beberapa karakter huruf dan angka, penggantian secara berkala, dan penggunaan kata kunci yang tidak mudah ditebak.
"Password yang lemah dapat dengan mudah ditembus, misalnya denganbrute force," ujarnya.
Upaya pembobolan juga bisa datang dari jalan lain, seperti spam yang menyaru sebagai e-mail dari situs resmi dengan menyertakan tautan palsu dan meminta username dan password. Tampilan situs palsu ini persis aslinya, sehingga pengguna dapat saja terperdaya.
Situs palsu ini juga kerap memiliki alamat yang sangat mirip dengan situs asli, hanya ditukar satu atau dua huruf. Modus ini digunakan untuk menjerat pengguna yang keliru memasukkan alamat situs.
Risiko juga muncul dari Wi-Fi gratis di tempat umum, terutama yang tidak dilindungi dengan password. "Ada kasus Wi-Fi ini digunakan untuk memancing pengguna mengaksesnya," ujarnya.
Pengguna yang mengakses Internet via Wi-Fi tersebut kemudian dibelokkan ke situs palsu dan terjebak memberikan data miliknya. “Bila terpaksa menggunakan Wi-Fi seperti ini, sebisa mungkin menghindari situs yang meminta password dan username,” ujar Fransiskus.
Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2012/08/12/096422952/Agar-Akun-Tak-Kebobolan
“Manusia merupakan salah satu faktor yang paling sering dimanipulasi," ujar Fransiskus Andi Indramojo, Technical Consultant Symantec Indonesia.
Karena itu, pengguna harus selalu berhati-hati, termasuk dalam hal remeh yang kerap diabaikan, seperti password. Padahal inilah benteng pertahanan pertama pengguna menghadapi upaya pembobolan.
Hal-hal standar yang seharusnya dipenuhi adalah membuat kata kunci kuat yang cukup panjang. Caranya dengan menggabungkan beberapa karakter huruf dan angka, penggantian secara berkala, dan penggunaan kata kunci yang tidak mudah ditebak.
"Password yang lemah dapat dengan mudah ditembus, misalnya denganbrute force," ujarnya.
Upaya pembobolan juga bisa datang dari jalan lain, seperti spam yang menyaru sebagai e-mail dari situs resmi dengan menyertakan tautan palsu dan meminta username dan password. Tampilan situs palsu ini persis aslinya, sehingga pengguna dapat saja terperdaya.
Situs palsu ini juga kerap memiliki alamat yang sangat mirip dengan situs asli, hanya ditukar satu atau dua huruf. Modus ini digunakan untuk menjerat pengguna yang keliru memasukkan alamat situs.
Risiko juga muncul dari Wi-Fi gratis di tempat umum, terutama yang tidak dilindungi dengan password. "Ada kasus Wi-Fi ini digunakan untuk memancing pengguna mengaksesnya," ujarnya.
Pengguna yang mengakses Internet via Wi-Fi tersebut kemudian dibelokkan ke situs palsu dan terjebak memberikan data miliknya. “Bila terpaksa menggunakan Wi-Fi seperti ini, sebisa mungkin menghindari situs yang meminta password dan username,” ujar Fransiskus.
Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2012/08/12/096422952/Agar-Akun-Tak-Kebobolan
Label:
Berita
Minggu, 16 September 2012
Masih Ada Foto Lebih Syur Kate Middleton
VIVAnews - Pihak kerajaan Inggris bakal lebih digegerkan kehadiran foto Kate Middleton dengan pemandangan lebih syur dari gambar yang sudah beredar sebelumnya.
Pasalnya, Editor Majalah Closer, Laurence Pieau mengatakan masih ada foto 'hot' dari gambar Kate Middleton ketimbang tanpa menggunakan bra.
"Kami tidak akan menyembunyikan fakta. Masih ada gambar yang lebih intim yang kami miliki," kata Pieau dilansir harian Daily Mail, Minggu 16 September 2012.
Tapi pihaknya sengaja memilih foto topless dan tidak mempublikasikan foto-foto pasangan pewaris tahta Inggris yang lebih intim lagi. "Kami tidak mau publikasikan itu, mungkin media lain berbeda," kata dia.
Mengenai gugatan yang dilayangkan Pangeran William dan Kate Middleton, Laurence Pieau tetap menantang dan tidak menyesal atas keputusannya.
"Sama saja seperti seorang wanita muda yang tengah berjemur dalam keadaan topless di pantai," katanya, enteng. "Apa yang kita lihat di foto itu adalah pasangan muda yang baru saja menikah dan menikmati cinta mereka. Dia (Middleton) adalah putri abad ke-21."
Pasalnya, Editor Majalah Closer, Laurence Pieau mengatakan masih ada foto 'hot' dari gambar Kate Middleton ketimbang tanpa menggunakan bra.
"Kami tidak akan menyembunyikan fakta. Masih ada gambar yang lebih intim yang kami miliki," kata Pieau dilansir harian Daily Mail, Minggu 16 September 2012.
Tapi pihaknya sengaja memilih foto topless dan tidak mempublikasikan foto-foto pasangan pewaris tahta Inggris yang lebih intim lagi. "Kami tidak mau publikasikan itu, mungkin media lain berbeda," kata dia.
Mengenai gugatan yang dilayangkan Pangeran William dan Kate Middleton, Laurence Pieau tetap menantang dan tidak menyesal atas keputusannya.
"Sama saja seperti seorang wanita muda yang tengah berjemur dalam keadaan topless di pantai," katanya, enteng. "Apa yang kita lihat di foto itu adalah pasangan muda yang baru saja menikah dan menikmati cinta mereka. Dia (Middleton) adalah putri abad ke-21."
Sebelumnya, sebuah majalah gosip Italia, Chi, berencana mencetak foto-foto topless pasangan Kate Middleton dan Prince William kembali. Tak tangung-tangung, menurut BBC,Chi rencananya akan mencetak 26 halaman khusus foto sensasional itu.
Foto Kate tanpa busana di bagian dada itu diperkirakan diambil dari jarak 1 kilometer dari Chateau d''Autet, Prancis tempat pasangan Kerajaan Inggris ini berlibur.
Fotografer diduga menggunakan lensa tele 600 milimeter atau 800 milimeter dengan alat khusus untuk meningkatkan kemampuan zoom pada lensa. (adi)
Fotografer diduga menggunakan lensa tele 600 milimeter atau 800 milimeter dengan alat khusus untuk meningkatkan kemampuan zoom pada lensa. (adi)
Sandy Adam Mahaputra
Label:
Berita
Selasa, 04 September 2012
Desain Antena Mikrostrip Multiband Berbentuk “T” Pada Range Frekwensi KU-Band Untuk Aplikasi Radar dan Satelit.
Nama : Ahmad Firdausi
Jurusan : Teknik Telekomunikasi
Universitas Nasional
Abstrak
BAB I
1.1 Latar Belakang
1.2
Identifikasi
Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas permasalahan dapat diidentifikasi
sebagai berikut :
1.3
Tujuan
Penelitian
1.4
Batasan
Masalah
1.5
Metodologi
Penelitian
1.6
Sistematika
Penulisan
Jurusan : Teknik Telekomunikasi
Universitas Nasional
Abstrak
Pada Penelitian
ini telah di rancang dan di realisasikan antenna mikrostrip patch antenna
dengan design probe menggunakan simulasi AWR 2004. Antena ditujukan untuk
memenuhi kebutuhan antenna yang kecil dan kompak yang mampu bekerja di Range
frekwensi 12Ghz- 18Ghz (KU-Band) untuk Aplikasi Radar Dan Komunikasi Satelit
VSAT. Pada Saat Frekwensi 13.1 GHz Bandwithnya 0.764 GHz ,Gainnya -11.924 dB.Pada
saat Frekwensi 15 GHz ,Bandwithnya 0.758 GHz ,Gainnya -10.888.Pada saat
frekwensi 16.9 ,Bandwithnya 0.745 GHz ,Gainnya-10.998 Semuanya Dengan Pola
Radiasi Horisontal.
Kata Kunci :
Microstrip Berbentuk “T”, Mikrostrip Multiband,Mikrostrip di range Frekwensi
KU-Band.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Semakin pesatnya perkembangan dan kebutuhan radar akan teknologi telekomunikasi telah merambah ke seluruh lapisan
masyarakat tak terkecuali sistem pertahanan dan keamanan negara. Untuk menjaga
ketahanan dan keamanan negara dari ancaman pihak luar dibutuhkan teknologi
telekomunikasi dengan spesifikasi tertentu dan tingkat keandalan yang tinggi.
Salah satu bidang teknologi telekomunikasi yang menjadi kebutuhan primer dalam
sistem pertahanan dan keamanan negara ialah teknologi gelombang mikro.
Perkembangan teknologi gelombang mikro dibidang
telekomunikasi yang menjadi salah satu kebutuhan pokok dalam sistem pertahanan
dan keamanan negara ialah RADAR (Radio Detection and Ranging) yang berfungsi untuk mendeteksi
objek yang mendekat agar dapat dianalisa tingkat ancaman dari objek tersebut.
RADAR yang dibutuhkan dimasa sekarang bukan hanya dapat mendeteksi beberapa
titik (atas-bawah / kiri-kanan), melainkan dapat mendeteksi semua arah dengan
durasi perpindahan yang sangat cepat (atas-bawah-kiri-kanan-diagonal).
Gelombang
radio/sinyal yang dipancarkan dari suatu benda dapat ditangkap oleh radar kemudian dianalisa untuk mengetahui lokasi
dan bahkan jenis benda tersebut. Walaupun sinyal yang diterima relatif lemah, namun radar dapat dengan
mudah mendeteksi dan memperkuat
sinyal tersebut.
Sistem komunikasi satelit tidak dapat terlepas dari bumi yang kita diami ini,
sesuai dengan kegunaan sistem tersebut
yang memang untuk memenuhui
kebutuhan manusia yang kehidupannya
terpaut dengan bumi. Antena – antena
satelit yang besar – besar itu serta perangkat yang
dioperasikan harus berpijak di bumi,agar dapat dihubungkan dengan jalur darat (teresterial)
lainnya untuk sampai kepada para penggunanya. Kebutuhan akan fasilitas telekomunikasi kian meningkat hampir
diseluruh dunia. Apalagi bagi negara – negara yang mempunyai rintangan – rintangan alamiah, misalnya kepulauan, gurun tandus, dan
sebagainya akan memerlukan sistem komunikasi khusus seperti sistem
gelombang mikro, hambur tropo (troposcater) ataupun sistem komunikasi
yang menggunakan satelit.
Digunakannya sistem satelit dimaksudkan
agar kebutuhan permintaan jasa telekomunikasi dari daerah
– daerah terpencil
dapat dilayani. Melalui
satelit, semua tempat dalam
negeri dapat dijangkau oleh fasilitas
komunikasi, baik fasilitas berupa penyaluran telekomunikasi sendiri,maupun fasilitas
penyaluran siaran televisi untuk penerangan
dan pendidikan. Sebenarnya kemampuan sistem
satelit ini hampir sama
saja dengan sistem gelombang mikro, dilihat dari jenis frekuensi
yang digunakannya
(frekuensi yang sangat
tinggi). Kelebihannya terletak
pada daya jangkauannya
yang lebih luas, sehingga sistem ini
dianggap lebih efisien dan lebih efektif.
VSAT
(Very Small
Aperture Terminal)
adalah
suatu
pengembangan
dalam
bidang teknologi satelit dalam
sepuluh tahun terakhir ini. Inovasi ini pertama kali
diperkenalkan melalui IBS,Vista, Intelnet. VSAT adalah jauh lebih kecil
dibandingkan jenis stasiun sebelumnya yang dapat mendukung sistem
digital dan video.
1.2
Identifikasi
Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas permasalahan dapat diidentifikasi
sebagai berikut :
1.
Dibutuhkannya RADAR yang dapat mendeteksi objek ke semua arah
(atas-bawah-kiri kanan-diagonal) pada sistem
pertahanan dan keamanan negara.
2. Gelombang radio/sinyal yang dipancarkan dari suatu benda dapat ditangkap
oleh radar kemudian dianalisa untuk mengetahui lokasi dan bahkan jenis benda
tersebut.
Walaupun sinyal yang diterima relatif lemah, namun
radar dapat dengan mudah mendeteksi dan memperkuat sinyal tersebut.
3. Dibutuhkannya satelit
seperti VSAT untuk melayani kebutuhan permintaan jasa
telekomunikasi dari
daerah – daerah
terpencil .
4.
Kelebihannya VSAT
terletak pada daya
jangkauannya yang lebih luas,
sehingga sistem ini dianggap lebih
efisien dan lebih efektif.
1.3
Tujuan
Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian Tugas Akhir ini
adalah merancang antenna mikrostrip
yang berfungsi sebagai Antena Radar Dan Satelit ,dan juga sebagai antenna
Mikrostrip yang Multi fungsi di alokasi range frekwensi KU-Band.
1.4
Batasan
Masalah
Dalam Tugas Akhir ini, pembahasan akan dibatasi pada hal-hal
berikut :
1.
Pada penelitian ini penulis tidak membuat sistem radar dan
satelit, melainkan membuat perangkat berupa antena yang dapat dioperasikan pada
teknologi Radar dan Satelit.
- Tidak membahas antena array.
- Tidak membahas antena secara mendalam.
- Tidak membahas jenis antena yang lain selain antena mikrostrip.
5.
Perancangan menggunakan perangkat lunak (simulator) AWR 2004
6.
Fabrikasi jalur sebagai representasi fisik dari hasil
rancangan.
7.
Pengukuran jalur sebagai uji kualitas dari hasil rancangan.
1.5
Metodologi
Penelitian
Metode penulisan yang dilakukan pada penulisan tugas akhir
ini adalah :
1.
Studi literature
Berupa studi kepustakaan dan kajian dari buku-buku dan
tulisan-tulisan lain yang terkait serta dari
layanan internet berupa jurnal-jurnal penelitian.
2. Analisa
Berupa analisa
terhadap kinerja dari antena hasil rancangan.
1.6
Sistematika
Penulisan
Proposal Tugas Akhir ini akan dibagi menjadi 5 bagian, dimana
pada masing-masing bagian akan menjelaskan sebagai berikut :
1.
BAB I Pendahuluan
Menjelaskan
latar belakang masalah, identifikasi masalah, tujuan penelitian , batasan
masalah, metodologi penelitian, dan sistematika penulisan Tugas Akhir.
2.
BAB II Dasar Teori
Bab ini
membahas tentang teori Apa itu Antena Mikrostrip,Teori tentang Radar dan
jenis2nya,Teori Tentang Satelit khususnya satelit VSAT secara umum.Perancangan dan Simulasi
Perangkat Lunak
3.
BAB III Perancangan , Simulasi Perangkat Lunak dan Perencanaan
Pelaksanaan
Membahas tahap perancangan serta simulasi menggunakan
perangkat lunak., perancangan antena
mikrostrip dan analisa hasil simulasi dengan menggunakan PCAAD v.3.0
dan AWR (MWO) 2004
4.
BAB IV Rencana Kerja Penelitian
Bab ini berisi tentang
Jadwal Kegiatan dari awal merancang,mensimulasi dan menghitung antenna
sampai antenna tersebut benar2 real hasil simulasinya di dapat.
5.
BAB V Penutup
Berisi
kesimpulan dan saran dari hasil pembahasan-pembahasan sebelumnya dan harapan dari penulisan
proposal Tugas Akhir.
Chapter II,Chapter III, Chapter IV, Chapter V Can Contact me on email
(Bab II,Bab III, Bab IV ,Bab V Bisa Menghubungi saya di email)
Ahmad.firdausi@ymail.com
Langganan:
Postingan (Atom)

